Seperti kita ketahui bahwa Ditjen Perbendaharaan memiliki
Rencana Strategis diantaranya yaitu Penyelenggaraan Pelayanan Prima,
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Negara, Pengembangan Organisasi yang
Modern, Pengelolaan Anggaran yang Optimal, Peningkatan Kualitas SDM, dan Pengelolaan Keuangan Negara yang
Akuntabel dan Transparan. Melihat rencana strategis Ditjen Perbendaharaan, maka
kedepannya Ditjen Perbendaharaan diharapkan dapat mengambil posisi penting di
dalam menjaga tren positif laju perekonomian bangsa Indonesia pada tataran
makroekonomi, dan di dalam turut mewujudkan kesejahteraan masyarakat pada
umumnya, sehingga Ditjen Perbendaharaan dituntut untuk melakukan pengembangan organisasi
secara terus menerus (Continuous
Improvement) dari waktu ke waktu untuk mengakomodir berbagai perubahan
kondisi global dengan cara melakukan monitoring, evaluasi, dan sosialisasi
informasi dari dan kepada lingkungan eksternal maupun internal (Enviromental Scanning).
Dengan kecenderungan kondisi lingkungan global yang
terus berubah, maka untuk terus dapat mempertahankan eksistensinya, Ditjen
Perbendaharaan harus memiliki strategi yang baik, dengan memetakan keunggulan
dan kelemahan organisasi (Strengths and
Weaknesses), dan melihat peluang yang terjadi kedepannya (Opportunities Threats).
Berdasarkan hal tersebut di atas, Ditjen
Perbendaharan sebagai sebuah organisasi yang besar memerlukan banyak tenaga seorang
Manajer Strategik yang ahli dan menguasai bidang keilmuan Manajemen Strategik.
Di dalam kehidupan sebuah organisasi, Manajer Strategik memiliki fungsi dan
tugas untuk memetakan secara jelas visi dari organisasi dengan menggunakan
berbagai perangkat atau model manajemen strategis yaitu pertama melakukan Enviroment Scanning, kedua merumuskan Strategy Formulation, ketiga menetapkan Strategy Implementation dan keempat
melakukan Evaluation and Control, serta
bagaimana menjadikan sasaran strategis organisasi tersebut menjadi milik
bersama dari setiap individu sampai dengan level pelaksana.
Salah satu perangkat manajemen untuk menilai
kinerja organisasi dan kinerja pegawai yang selama ini telah diterapkan di
Kementerian Keuangan yaitu Balance
Scorecard (BSc), dimana salah satu indikatornya adalah IKU (Indikator
Kinerja Utama). Balance Scorecard atau Kartu Skor Berimbang merupakan hal yang
sangat menarik bagi saya untuk dipelajari lebih dalam seperti bagaimana caranya
merumuskan dan menyusun Peta Rencana Strategis yang mengkombinasikan berbagai
perspektif dari sisi Stakeholder
Perspective, Customer Perspective, Internal Perspective, Learning and Growth
Perspective yang masing-masing unsur harus secara bersamaan diprioritaskan.
Tidak hanya berhenti pada proses perumusan Peta Renstra saja, namun bagaimana
peta renstra tersebut diimplementasikan dalam kehidupan organisasi dalam rangka
mencapai tujuan, bagaimana memberdayakan dan melibatkan seluruh potensi sumber
daya manusia yang dimiliki, sampai dengan tahap monitoring dan evaluasi atas
capaian kinerja yang telah diperoleh, dan proses pembelajaran sebagai bentuk continuous improvement.
Potensi besar yang dimiliki Ditjen Perbendaharaan dengan
Sumber Daya Manusia kurang lebih berkisar 9.317 pegawai dirasa belum optimal. Masih
banyak SDM yang memiliki kemampuan namun belum terekspos oleh Kantor Pusat,
atau belum memperoleh kesempatan yang cukup guna mengembangkan potensinya yang
ada. Atas dasar hipotesa tersebut, dibutuhkan adanya sinergi dari Sistem
Manajemen Strategik dan Sistem Manajemen SDM yang baik sehingga mampu
mengakomodir potensi, atau bakat-bakat terpendam yang dimiliki oleh para
pegawai Ditjen Perbendaharaan.
Oleh karena itu, penulis menaruh minat pada Program
Magister Manajemen khususnya Konsentrasi Manajemen Strategik, tujuannya
adalah supaya dapat mempelajari secara lebih dalam mengenai apa dan bagaimana
menyusun perencanaan, menggorganisasikannya, mengimplementasikannya, dan
menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol, serta evaluasi atas kelemahan dan
hambatan yang ada. Pada khususnya penulis tertarik ingin mempelajari
perangkat manajemen yang telah ada di Kementerian Keuangan yaitu Balance Scorecard.
.jpg)
1 comment:
saya yg newbie btuh bnyk belajar nih dari senior...perkenalkan pak.,,saya ida dari kppn solok
Post a Comment